AKHMAD BUMI: SEBAGAI ADVOKAT ITU PANGGILAN JIWA

0
99

Kupang, abpnews – Akhmad Bumi yang mendapat penghargaan sebagai Indonesia Top 50 Award 2019 versi Indonesia Achievement Center (IAC) adalah seorang Advokat yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Perjalanan menjadi Lawyer cukup panjang dan berliku setelah menyelesaikan study S1 hukum di Fakultas Hukum Universitas 45 Makasar pada tahun 2000. Bumi yang sejak tahun 1998 sampai 2001 bergabung di Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sulawesi Selatan pimpinan Hendardi ini, semasa mahasiswa aktif di berbagai organisasi intra dan ekstra kampus. Aktif dalam pembelaan atau pendampingan bagi pencari keadilan baik melalui PBHI, pengacara praktek, advokat hingga mendirikan Firma Hukum Akhmad Bumi & Partners (ABP) dan sebagai Founder & General Chairman. Bagi Bumi, sebagai Advokat adalah panggilan jiwa.

Akhmad Bumi lahir dan tumbuh dari latar belakang keluarga sederhana. Lahir di Dolulolong, sebuah kampung kecil yang jaraknya puluhan kilometer dari Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 6 Juli 1974.

Hidup sederhana, jauh dari kemewahan tidak membuat Akhmad Bumi berhenti memiliki cita-cita dan tekad menjadi orang yang berhasil di masa depan. Saat ini menjadi seorang advokat yang terbilang sukses, menangani kasus dengan segala variasi dan dinamika dibanyak daerah. Tidak jarang kasus-kasus yang ditangani kerap berbeturan dengan kekuasaan jika kasus yang ditangani terkait hak-hak orang kecil dan lemah yang tidak memiliki akses pada kekuasaan.

Aktif dalam kampanye gerakan anti korupsi, tidak henti-hentinya bersuara lantang tentang berbagai tindakan korupsi di Indonesia. Tahun 2015, mendaftar sebagai calon komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tembus 40 besar dari 611 orang yang mendaftar waktu itu, tapi nasib belum berpihak kepadanya. Perjalanan hidupnya sampai meniti keberhasilan, semuanya dilalui dengan penuh kerja keras, suka duka dan jalan berliku.

Banyak komentar dan ucapan selamat ketika Bumi mendapat penghargaan sebagai Indonesia Top 50 Award 2019 versi Indonesia Achievement Center (IAC) dimedia-media sosial yang tersebar; group whatsAap, facebook, instagram, twitter, media-media online lainnya.

Bediona Philipus, SH, M.Hum, Anggota DPRD Lembata Periode 2009-2014 melalui group WhatsAap “AL” pada Sabtu, (21/12) menyatakan “Amo Akhmad Bumi. Penghargaan itu memang sudah sepantasnya diberikan kepada PH (Penasehat Hukum) yang tulus tapi cerdas, polos tapi berani, tenang tapi “liar” dan energik, matang tapi tak berhenti belajar. Terima kasih dari hati yang tulus, pernah mengalami langsung pendampingan hukum selama sekitar setahun proses hukum atas diri saya dan Fery berjalan, dari Kepolisian sampai Pengadilan. Rasa terima kasih yang tak pernah habis untukmu”.

Dr. Ir. H. M. Nizar Dahlan, M.Si, mantan Anggota DPR RI melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Selamat buat adinda Akhmad Bumi, dinda luar biasa. Selamat atas penghargaan ini, pertahankan prestasi yang dimiliki. Sukses dinda.”

Anwar Pua Geno, SH, mantan Ketua DPRD NTT yang juga Ketua KAHMI NTT melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Profisiat dan selamat atas anugerah ini. Saya ucapkan selamat”.

Pater Stev Tupen Witin di Ende, melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Amo pagi. Profisiat atas kehormatan dan penghargaan yang Amo terima. Saya sangat bahagia dan mendoakan selalu”.

Syamsuwardi, SH, advokat senior di Makasar melalui facebook (21/12) mengucapkan “selamat dan tambah sukses dinda Akhmad Bumi”.

Lorens Mega Man, SH, advokat senior di Kupang melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Salute buat Bumi, tetap menjadi terbaik dalam menjalankan profesi yang mulia ini”.

H. Deani T. Sudjana, SH, MM, MBA, advokat di Jakarta melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Selamat dan sukses saudaraku Akhmad Bumi, sebagai sahabat, teman dekat dan mitra kerja. Teguh pendirian, memiliki prinsip dan kerja tulus yang saya kenal selama ini, pantas mendapat penghargaan ini. Selamat atas keberhasilan ini”.

Dr. Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban, SH, M. Hum, dosen Fakultas Hukum Undana Kupang melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Selamat pak Akhmad Bumi, kami turut bangga atas pencapaian yang pak akhmad raih ini, bentuk tanggungjawab dalam mengemban profesi mulia”.

Piter Pureklolon di Kepulauan Riau, melalui group “AL” di WhatsAap (21/12) mengucapkan “Amo Akhmad Bumi. Kita belum pernah ketemu langsung, atau mungkin pernah tapi saling tahu kali ya. Tapi saya dengar dan baca kiprah Amo melalui berbagai sumber. Pantaslah penghargaan itu untukmu. Selamat”.

Ir. Mathias Ladopurab, S.Kom., SH, advokat di Jakarta melalui WhatsAap (21/12) menjelaskan “Mantap reu. Pertahankan itu sebagai profesi yang mulia, Officium Nobile. Selamat”.

Syaifudin Ayatullah Ode Sami, SH, Advokat di Maluku Tenggara melalui group WhatsAap FH (21/12) mengucapkan “Selamat buat abang Akhmad Bumi, semoga kedepannya bertambah jaya dan terus berprestasi dalam mengemban tugas mulia sebagai Advokat”.

Andi Noordiansyah, SH di Semarang Jawa Tengah melalui WhatsAap (21/12) mengucapkan “Selamat buat saudaraku, sahabat terbaikku Akhmad Bumi atas penghargaan yang di peroleh. Kami turut bangga dengan peraihan anugerah ini”. Dan lain-lain ucapan selamat yang tidak dikutip satu per satu.(*/Tim).

Editor: Ahmad Azis Ismail.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here